Jovic Siap Terima Konsekuensi UsJovic Siap Terima Konsekuensi Usai Langgar Aturan Karantina di Serbiai Jovic Siap Terima Konsekuensi Usai Langgar Aturan Karantina di Serbia

Kumpulan Agen Poker Online Tanpa Bot Terpercaya – Striker Real Madrid, Cedera Jovic, tengah mendapatkan perhatian besar dari publik karena diketahui menyalahi ketentuan karantina di Serbia. Sekarang, Jovic menjelaskan jika dianya siap terima resiko atas kekeliruan yang sudah dikerjakan.

Jovic yang tengah lakukan karantina mandiri di Serbia diketahui tinggalkan apartemennya untuk rayakan ulang tahun sang kekasih. Aksi ini juga langsung dikritik beberapa faksi. Dia serta mendapatkan peringatan langsung dari Pertama Menteri (PM) Serbia, Ana Brnabic.

Merasakan keadaan ini, Jovic juga memberikan keterangan. Dia akui tidak tahu jika laganya itu nyatanya menyalahi ketentuan isolasi di Serbia. Karena, ketentuan isolasi mandiri di Spanyol dan Italia masih membolehkan seorang keluar rumah untuk buang sampah, beli obat di apotek, atau belanja keperluan inti.

Tapi, ketentuan yang tidak sama nyatanya diaplikasikan di negara aslinya, Serbia. Jovic diketahui semestinya jalani isolasi diri sepanjang 28 hari. Ditambah lagi, Jovic sendiri diketahui diperintah timnya, Real Madrid, untuk lakukan karantina mandiri selesai seorang anggota team bola basket dari dipastikan positif terkena virus corona.
“Saya melanggar isolasi sebab saya tidak tahu ketentuannya. Saya ketahui itu susah diakui, tetapi itu benar. Di negara tempat saya berasal, serta di Italia, sejauh yang bisa kita melihat di Internet, siapa juga yang ada di karantina bisa keluar buang sampah sekali satu hari, pergi ke apotek atau toko,” tutur Jovic, seperti diambil dari Goal, Sabtu (21/3/2020).

“Saya fikir ketentuan yang sama diaplikasikan di sini. Ini kekeliruan saya sebab tidak lakukan riset yang lebih bagus, tapi saya fikir penting untuk menerangkan keadaan secara benar, khususnya buat beberapa orang yang hadir di luar negeri. Kemauan saya tidak untuk mempersalahkan faksi berkuasa atas ketidaktahuan saya, saya sadar jika saya mengasingkan diri serta ada dokumen yang memberikan bukti,” sambungnya.

“Ketidaktahuan saya ialah saya tidak paham bagaimana saya harus berlaku. Satu kali lagi, saya bersikukuh jika itu sebab keadaan. Tentunya, saya siap memikul resiko dari aksi