Akhirnya! McTominay ‘Pecah Telur’ di Old Trafford

Akhirnya! McTominay 'Pecah Telur' di Old Trafford

Kumpulan Agen Poker Online Tanpa Bot Terpercaya, – Sesudah tiga musim bermain untuk Manchester United, Scott McTominay sukses cetak gol di Old Trafford. McTominay suka bukan main.

MU ditahan seimbang Arsenal 1-1 dalam kelanjutan Liga Inggris, Selasa (1/10) pagi hari WIB. Sudah sempat unggul terlebih dulu melalui sepakan jarak jauh McTominay di pengujung set pertama, MU kecolongan gol Pierre-Emerick Aubameyang pada menit ke-58.

Pada pertandingan itu, McTominay tampil bagus jadi gelandang bertahan. Whoscored mendapuk gelandang asal Skotlandia jadi man of the match. Selama 90 menit, dia tidak cuma cetak gol, tetapi sukses membuat empat tekel sukses, dua intersep, satu sapuan, dan hampir cetak gol ke-2 melalui tandukannya dari jarak dekat.

Walau tampil oke, tetapi McTominay tidak dapat sembunyikan kekecewaannya sebab MU harus kecolongan melalui satu kekeliruan elementer.

“Benar-benar menyedihkan, dengan adanya banyak kesempatan yang kami punyai, dengan kami bermain di 45 menit pertama. Sebab kami telah bermain secara baik. Saya fikir harusnya kami wajar mendapatkan tiga point malam hari ini,” tutur McTominay seperti diambil situs sah club.

“(Gol Arsenal) adalah kekeliruan kecil yang perlu kita minimalkan, karenanya bikin rugi Anda, dalam soal ini kami kehilangan point. Kebanyakan orang di ruangan ubah tahu hasil ini susah diterima karena kami sedang unggul waktu itu,” sambungnya.

Walau demikian, McTominay tidak sembunyikan rasa bahagianya cetak gol di kandang sendiri sesudah penantian demikian panjang. Awalnya dua gol awalnya diciptakan di kandang musuh.

“Rasa-rasanya mengagumkan dapat cetak gol pertama di Old Trafford. Saya pernah seringkali cetak gol kandang waktu main di team cadangan , tetapi benar-benar menyenangkan cetak gol di depan 76 ribu orang. Benar-benar mengagumkan. Reaksi supporter juga benar-benar tidak dapat diakui.”

Sesudah cetak gol, McTominay tidak merayakannya di tepi lapangan bersama dengan rekanan segrupnya, tetapi langsung lari ke daerah permainan MU. Ada apakah?

“Biasalah, tipikal gelandang. Saya cuma langsung lari ke arah titik kick-off karena saya ingin permainan diawali kembali. Kamu tetap ingin lebih,” demikian ia.