On Fire, Beranikah Arsenal Incar Trofi Juara Liga?

On Fire, Beranikah Arsenal Incar Trofi Juara Liga?

Kumpulan Agen Poker Online Tanpa Bot Terpercaya, – Arsenal tengah on fire sekarang ini karena sepuluh kemenangan berturut-turut. Apa The Gunners berani berkompetisi jadi juara Premier League? Ini Jawaban Unai Emery.

Sesudah start jelek, dua kekalahan dari Manchester City serta Chelsea, Arsenal sudah sempat dikritik habis. Tetapi, team asal London Utara itu menjawab kebimbangan publik serta terpenting fans melalui perform mengagumkan diatas lapangan.

Diawali kemenangan 3-1 atas West Ham United, Arsenal menyusun keseluruhan 10 kemenangan berturut-turut di semua pertandingan termasuk juga tujuh di Premier League. Paling akhir, Arsenal menaklukkan Leicester City dengan score 3-1, Selasa (23/10/2018) dini hari WIB.

Penambahan tiga point itu membuat Arsenal naik ke tempat ke empat klassemen dengan cuma beda dua point dari Manchester City serta Liverpool di tempat paling atas. Ini ialah runtutan kemenangan terpanjang Arsenal sesudah paling akhir dicatat pada 2007 (12 kemenangan berturut-turutberturut-turut).

Baca Juga : Ronaldo Jadi yang Pertama Bikin 400 Gol di Liga Top Eropa

Hasil yang manakah termasuk mengagumkan untuk Arsenal di dalam waktu perubahan kepelatihan dari Arsene Wenger ke Emery. Ditambah lagi, Arsenal tidak banyak membelanjakan uang untuk pemain baru di bursa transfer pemain dibanding beberapa lawannya.

Lumrah kebangkitan Arsenal sekarang ini membuat mereka mulai diakui menjadi calon juara. Tetapi, Emery malas menyikapi sangat jauh kabar berita di alat sekarang ini yang dipandang akan mengganggu konsentrasi timnya menjaga perform gemilangnya.

“Kami mesti masih tenang. Begitu penting buat kami menaklukkan Leicester sebab mereka tidak demikian jauh jaraknya dengan kami (di klassemen),” tutur Emery seperti diambil FourFourTwo,.

“Kami harus juga lihat tim-tim diatas kami seperti Liverpool, Manchester City, serta Chelsea,” sambungnya.

“Kami mengatur laga serta membuat banyak peluang membuat gol. 30 menit pertama ialah masa-masa paling sulit.”