Mengapresiasi Kekuatan Mental Modric Setelah Gagal Penalti

Mengapresiasi Kekuatan Mental Modric Setelah Gagal Penalti

Kumpulan Agen Poker Online Tanpa Bot Terpercaya, Kemenangan atas Denmark tidak cuma maka bukti begitu kuatnya mental Kroasia, namun juga Luka Modric. Hal itu bahkan juga disadari oleh pelatih Kroasia, Zlatko Dalic.

Kroasia sukses menaklukkan Denmark dalam pertandingan sesi 16 besar Piala Dunia 2018. Dalam kompetisi yang di gelar di Nizhny Novgorod Fase, Senin (2/7/2018) awal hari WIB itu, Kroasia sukses menang 3-2 lewat adu penalti sesudah imbang 1-1 sepanjang 120 menit.

Bukti kuatnya mental Modric terlihat mulai sejak pertandingan diawali. Berstatus jadi kapten, ia mempunyai beban moral untuk melindungi mental rekanan setimnya, baik selalu untuk berjuang ataupun menunjukkan semangat tidak mudah menyerah.

Tidak cuma ini, Modric juga jadi penanggung jawab tim untuk berdiskusi dengan wasit. Ketenangannya di rasa terpenting untuk meredakan pemain-pemain yang mempunyai emosi labil, jenis Ivan Perisic, Sime Vrsaljko, serta Mario Mandzukic.

Mental Modric betul-betul ditest waktu wasit Nestor Pitana menghadiahi Kroasia sepakan penalti sesudah perlahanggaran Mathias Jorgensen pada Ante Rebic. Modric juga ambil eksekusi tanpa ada tunjukkan sedikit juga rasa tegang.

Sayang, eksekusi Modric selesai tidak seperti yang ia sangka. Penjaga gawang Denmark, Kasper Schmeichel, bergerak ke arah yang sama juga dengan bola yang ia sepak. Bola di tangkap serta Kroasia tidak berhasil cetak gol.

Tetapi, bukanlah Modric namanya jika berasumsi kegagalan itu jadi titik kemunduran. Ia terima amanah Dalic untuk jadi pelaksana eksekusi ke-3 Kroasia dalam drama adu penalti.

Eksekusi penalti ke-2 Modric jalan mulus. Kesempatan ini, Schmeichel tidak berhasil membaca arah tendangan eks pemain Tottenham Hotspur itu serta malah menujukan tubuh ke bagian yang salah.


Langkah Modric untuk kembali ambil penalti di rasa Dalic jadi bukti mentalnya kuat. Dalam konferensi pers selesai kompetisi, ia dengan cara terang-terangan menyampaikan bagaimanakah pemain 32 itu mempunyai mental juara.

Baca Juga : Messi Tak Berkutik, Prancis Singkirkan Argentina dari Piala Dunia

“Saya mengagumi akan dengan determinasi yang ia tunjukkan selesai sepakan penaltinya di extra time tidak berhasil. Dia juga tunjukkan bagaimanakah kapten yang sebetulnya, ” kata Dalic seperti diambil dari ESPNFC.

“Awalnya, sesudah Modric tidak berhasil menyelesaikan penalti, saya memikirkan kami bakal kembali ada di kondisi susah yang sama dengan 2008. Tetapi, saya cobalah merubah hal itu jadi suatu usaha keras serta kami memperoleh akhirnya seperti yang diharapkan, ” katanya memberikan.

Pada 2008, memori jelek memanglah sudah sempat hampiri Modric. Dia tidak berhasil menunaikan pekerjaan jadi penendang pertama dalam adu penalti pada Kroasia serta Turki di perempat final Piala Eropa. Akhir narasi, Kroasia tersingkir.

Modric lebih masak saat ini. Pertanyaannya, dapatkah kematangan gelandang 32 th. itu mendatangkan prestasi buat Kroasia di Piala Dunia?