Lawan PSCS Cilacap, PSIM Jogja Maksimalkan Bola Mati

lawan-pscs-cilacap-psim-jogja-maksimalkan-bola-mati-ncuxspseqy

 Agen Poker Online – Pelatih PSIM Jogja, Erwan Hendarwanto mulai menyiapkan strategi alternatif yang akan digunakan saat berhadapan dengan PSCS Cilacap, pada laga terakhir Grup A babak 16 besar ISC B 2016, di Stadion Wijaya Kusuma, Cilacap, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu 12 November 2016 mendatang.

Erwan meminta anak asuhnya untuk lebih memaksimalkan tendangan bola mati saat berhadapan dengan anak-anak Cilacap. Permintaan pelatih asal Magelang ini bukan tanpa alasan. Sebab, pada pertemuan pertama, dua gol dari total skor 3-1 untuk kemenangan PSIM atas PSCS dicetak melalui tendangan bola mati.

Saat itu, di Stadion Sultan Agung, Bantul pada putaran pertama dua tendangan bola mati Pratama Gilang gagal diantisipasi oleh barisan pertahanan dan kiper PSCS. Gol melalui tendangan bebas pertama dilesakkan oleh Pratama Gilang di babak pertama, dan gol kedua Prata Gilang juga dicetak melalui skema yang sama di pertengahan babak kedua.

Akan tetapi, pada laga melawan PSCS di putaran kedua kali ini, keadaan mungkin akan berbeda. Sebab, penampilan dari skuat Laskar Mataram mengalami penurunan. Ini bisa dilihat dari catatan statistik pada laga melawan Persiraja, akhir pekan lalu.

Pada laga yang digelar di Stadion Gemilang, PSIM mampu mencetak 15 kali tendangan ke gawang Persiraja. Dari jumlah tersebut, enam tendangan akurat ke gawang Persiraja, sedangkan sisanya melenceng.

Erwan berharap, dengan telah mulai membaiknya mentalitas pemain maka peluang mencetak skor melalui tendangan bola mati bisa dimaksimalkan oleh Sunni Hisbullah dan kawan-kawan.

“Ini yang kami benahi dan akan kami maksimalkan. Kami drill kemampuan pemain agar mampu maksimal untuk memanfaatkan strategi ini,” kata Erwan, seperti dikutip dari Harian Jogja, Kamis (10/11/2016).

Menurut Erwan, PSIM tidak hanya memaksimalkan tendangan bola mati saat berhadapan dengan anak asuh Gatot Barnowo, tetapi juga bakal menerapkan strategi berbeda.

“Sekarang tinggal, mengkreasi serangan biar lebih variatif dan memaksimalkan latihan untuk penyelesaian akhir. Sisa waktu yang ada saya rasa masih mencukupi,” ungkap Erwan.

Sementara, Sekretaris PSIM Jogja, Jarot Sri Kastawa mengatakan, sebanyak 18 punggawa Laskar Mataram akan diberangkatkan ke Cilacap pada Jumat 11 November 2016. Setelah melakukan perjalanan 5 jam, tim dijadwalkan bakal menjalani uji lapangan pada malam harinya. “Karena pertandingannya bakal digelar malam hari,” katanya.

Disinggung mengenai hasil sidang Komdis PT GTS yang digelar di Jakarta, Rabu 9 November 2016, Jarot mengaku belum mendapatkan tembusan dari Komdis terkait dengan laga tunda melawan Perssu.

PT GTS dalam pengumuman resminya, meralat keputusan untuk memenangkan Perssu dengan skor 3-0. Artinya PSIM dinyatakan kalah WO. Akan tetapi, dalam perkembangannya, PT GTS menyatakan bahwa laga antara PSIM dan Perssu yang gagal terlaksana statusnya dihentikan sementara.Baca Juga : Joko Susilo Meramu Pemain Gantikan Tiga Pilar yang Absen

“Untuk itu, kami hanya berharap keputusannya laga bisa dijadwal ulang. Jika tidak, kami berharap ada keputusan yang meringankan PSIM. Kami sendiri sudah kirimkan semua data ke PT GTS,” ucapnya.