Laju Juventus Diuji Sassuolo

Jakarta – Di atas kertas, Juventus bakal mampu mengatasi Sassuolo di lanjutan Serie A pekan ini. Tapi Sassuolo yang sedang oke berpotensi memberikan sandungan.

Juve akan menjamu Sassuolo di Juventus Stadium, Sabtu (12/3/2016) dinihari WIB nanti di lanjuta Liga Italia. Juve tentu diunggulkan, mempertimbangkan faktor tuan rumah plus situasi yang sedang sangat positif.

‘Si Nyonya Besar’ sudah tak terkalahkan di 18 laga terakhir liga. Mereka bahkan cuma satu kali gagal menang di periode tersebut, yakni saat diimbangi Bologna tanpa gol.

Tapi kubu Sassuolo juga punya bekal yang cukup oke. Mereka tak kalah di lima partai terakhir: dua kali imbang dan memenangi tiga yang teranyar. Kemenangan atas Lazio dan AC Milan di dua pekan terakhir bisa jadi memberikan dorongan moral ekstra untuk anak asuh Eusebio Di Francesco.

Menariknya, kekalahan terakhir yang ditelan Juve pada akhir Oktober lalu adalah dari Sassuolo. Kala itu gol tunggal Nicola Sansone di Mapei Stadium membuat Juve pulang dengan hasil negatif. Hal ini setidaknya juga membuat Sassuolo bisa lebih percaya diri, mengetahui bahwa sang lawan bisa dikalahkan. Sebaliknya Juve bakal terdorong melakukan revans.

Di laga lainnya, penghuni peringkat dua Napoli menjalani laga mudah melawan Palermo yang merupakan tim peringkat 17. Palermo juga sedang goyah, menyusul terjadinya pergantian pelatih untuk kali kedelapan di musim ini.

Kedatangan Walter Novellino yang hanya berjarak tiga hari dari laga, niscaya memberikan kesempatan besar untuk Napoli mengeksploitasi Palermo.

Tim peringkat tiga, AS Roma, juga menghadapi pertandingan mudah kala bertandang ke Udinese (posisi 16). Ini jadi momen tepat untuk Giallorossi menebus kekecewaan usai kalah 0-2 dari Real Madrid di tengah pekan dan tersingkir di babak 16 besar Liga Champions.

Fiorentina berkesempatan kembali ke jalur kemenangan, setelah berimbang kontra Napoli dan kalah dari Roma di dua partai liga teranyar. Pekan ini mereka cuma menghadapi tim juru kunci, Hellas Verona.

Sementara itu, Inter Milan bisa mendapatkan laga ketat kala menjamu Bologna. Seperti diketahui, Nerazzurri sedang inkonsisten belakangan, hanya memetik tiga kemenangan di 10 laga terakhir.

Di sisi lain, Bologna tak terkalahkan di lima pertandingan terakhir (1 menang, 4 imbang). Dalam rentang itu mereka sudah mengimbangi Fiorentina dan Juve. Catatan ini jadi bekal bagus tim besutan Roberto Donadoni untuk memperpanjang inkonsistensi Inter.