Baru Satu Laga, Palermo Ganti Pelatih Lagi dan Kembali Rekrut Iachini

Palermo – Kekacauan di Palermo masih belum berakhir. Giovanni Bosi yang baru memimpin Palermo di satu laga diberhentikan dan digantikan Giuseppe Iachini yang tiga bulan lalu dipecat.

Bosi baru pekan lalu ditunjuk sebagai pelatih Palermo. Dia diangkat untuk menggantikan Guillermo Barros Schelotto yang harus meninggalkan Palermo karena masalah lisensi.

Di pertandingan pertama Bosi, Palermo menelan kekalahan 1-3 dari Torino, Minggu (14/2/2016) kemarin. Menurut kabar yang dilansir Football Italia, kekalahan tersebut memantik amarah Presiden Palermo, Maurizio Zamparini, yang langsung mempertimbangkan untuk mengganti pelatih.

Hari Senin (15/2/2016), Palermo mengumumkan bahwa Iachini telah kembali ditunjuk sebagai pelatih tim utama.

“Palermo mengumumkan bahwa Giuseppe Iachini telah ditunjuk kembali sebagai pelatih tim utama bersama semua stafnya. Klub berterima kasih kepada Kepala Primavera Dario Baccin dan pelatih Primavera Giovanni Bosi untuk ketersediaan yang ditunjukan di momen transisi sulit ini,” demikian bunyi pernyaaan Palermo di situs resminya seperti dikutip Football Italia.

Pergantian pelatih ini memperpanjang kekacauan di tubuh Palermo. Iachini sebelumnya sudah dipecat Palermo pada November 2015 lalu karena kerjanya tak memuaskan.

Setelah memecat Iachini, Palermo kemudian mengangkat Davide Ballardini. Tapi Ballardini juga tak bertahan lama di kursi pelatih Palermo. Bulan Januari lalu, Ballardini dicopot menyusul perselisihan dengan para pemain. Posisi Ballardini kemudian diisi oleh Schelotto yang pada akhirnya harus mundur karena masalah lisensi.

Serangkaian pergantian pelatih tersebut menyulut protes dari suporter Palermo. Zamparini lantas meminta maaf kepada para suporter atas kekacauan tersebut.

“Dukungan penuh dari suporter Palermo akan dibutuhkan, gairah dan energi mereka akan membantu tim melalui periode sulit ini. Saya minta maaf atas bulan kekacauan ini, di mana peristiwa berlawanan telah menyebabkan kepergian Ballardini dan Schelotto,” ujar Zamparini.

“Saya harap setiap awan mendung ini ada hikmahnya karena kekacauan, juga karena miskalkulasi dan kesalahpahaman saya dengan Iachini, memungkinkan untuk merekonstruksi hubungan dengan Beppe dan saya harap, dengan kerjasama penuh keduanya, dia akan membawa kembali kesuksesan yang layak untuk Palermo.”

Palermo saat ini menduduki peringkat ke-15 klasemen dengan 26 poin dari 25 laga. Rosanero hanya berjarak tiga angka dari zona degradasi.