'Milan Sudah Terlambat untuk Kejar Finis Tiga Besar'

Milan – Kemenangan atas Fiorentina disebut-sebut sudah membangkitkan rasa percaya diri AC Milan menatap paruh kedua musim ini. Namun, kebangkitan Rossoneri dinilai sudah telat dan dianggap tak mampu bersaing menuju tiga besar.

Milan memang tampil tak konsisten sepanjang musim ini. Sempat mengawali musim dengan buruk, Milan lantas bangkit di pertengahan paruh pertama musim sebelum menurun lagi.

Naik-turunnya performa Milan membuat mereka tertinggal dari tim-tim rival seperti Napoli, Juventus, Inter Milan, Fiorentina, dan AS Roma saat ini. Setelah 20 pekan berlalu, Milan tertinggal delapan poin dari Inter di posisi ketiga serta 12 poin dari Napoli di puncak klasemen.

Kritik pun lantas mendera skuat Milan, khususnya kepada Sinisa Mihajlovic yang dianggap tak mampu memaksimalkan para pemain yang ada. Namun, akhir pekan lalu, Milan sendiri berhasil mengalahkan Fiorentina dengan skor 2-0.

Hasil yang mana disebut sudah bikin kepercayaan diri para pemainnya meningkat dan jadi modal bagus untuk mengejar ketertinggalan dari rival-rivalnya. Meski demikian, hal itu dinilai sudah terlambat karena kesalahan Milan sendiri yang tak mampu tampil bagus sejak awal musim.

“Saya akan lebih sedikit dengan para pemain karena seharusnya mereka bermain seperti ini sejak dua bulan lalu. Mereka adalah yang bermain di awab standar mereka,” tutur eks bek Milan, Alessandro Costacurta, seperti dikutip Soccerway.

“Bukan salah Adriano Galliani dan Mihajlovic. Butuh waktu untuk bisa menuntaskan sebuah proyek, meski mereka sudah melewati waktu yang cukup lama,” sambungnya.

“Saya pikir mereka tidak akan finis tiga besar. Napoli, Juventus, Roma, dan bahkan Inter lebih kuat. Hanya Roma yang terlihat inferior saat ini.”

“Target realistis adalah posisi keempat dan kelima, tapi di atas itu semua mereka harus terus bermain seperti keinginan mereka, ketika mengontrak para pemain muda serta pemain lokal.”

“Pemain yang direkrut musim sangat bagus. Dengan tambahan dua pemain lagi mereka bisa bersaing memperebutkan juara musim depan.”

“Meski demikian, saya tidak yakin bahwa mereka sudah menuntaskan masalahnya. Contoh saja, setelah menang lawan Lazio, masalah muncul lagi,” tutup Costacurta.