'Arema Kalah Karena Terlalu Bernafsu'

Kutai Kartanegara – Pelatih Arema Cronus, Joko Susilo, mengungkapkan penyebab kekalahan timnya dari Mitra Kukar. Singo Edan kalah karena terlalu bernafsu untuk menyerang.

Dalam pertandingan leg I semifinal, Championship Torabika Piala Jenderal Sudirman 2015, Arema kalah dengan skor akhirr 1-2 dari ‘Naga Mekes’.

Arema hanya mampu mencetak satu gol lewat Gonzales di menit 62 pada pertandingan yang digelar di Stadion Aji Imbut, Sabtu (9/1). Sementara Mitra Kukar memetik kemenangan lewat gol yang dikemas Patrick Dos Santos dan Yogi Rahardian.

Joko menilai pertandingan malam ini cukup bagus. Tapi, dia menyayangkan para pemainnya membuat permainan jadi terbuka sehingga lawan mudah menerobos pertahanan Arema. Hal itu terjadi karena pemain disebutnya terlalu bernafsu.

“Malam ini permainan bagus, saling menyerang, tapi kami bermain terlalu terbuka, tadi saya sudah bilang harus balance dari menyerang ke bertahan, bertahan menyerang, tapi kami terlalu bernafsu. Ya, inilah namanya sepakbola,” ujar Joko Susilo seusai pertandingan kepada pewarta.

Meskipun kalah di leg pertama semifinal Piala Jenderal Sudirman, Joko menyakini timnya akan membalasnya di laga kandang pada 16 Januari mendatang. Butuh konsentrasi dan kerja keras bisa mencapai target tersebut.

“Kami harus menang di sana (Malang), tapi memang tidak mudah karena Mitra Kukar tim kuat. Okelah kami kalah 2-1 malam ini, tapi kami harus konsentrasi lagi untuk memenangkan pertandingan besok,” ujar pelatih yang akrab dipanggil Gethuk itu.

Untuk pertandingan malam ini, Joko juga tak ingin mengkambinghitamkan apapun. “Tidak ada alasan karena lapangan jelek, tekanan suporter lawan atau wasit. Ini lah sepakbola. Yang penting kekalahan ini menjadi evaluasi kami ke depannya,” imbuhnya.