Ranieri: Bakal Sulit Bongkar Pertahanan MU

Leicester – Sampai pekan ke-13 musim ini, Manchester United menjadi tim yang paling sedikit kebobolan di Premier League. Manajer Leicester City, Claudio Ranieri, pun menyebut bahwa membongkar pertahanan ‘Setan Merah’ bakal sulit.

Dari 13 kali bertanding musim ini, United baru kebobolan 9 gol. Hal tersebut tak lepas dari performa apik kiper mereka, David de Gea, dan bek tengah mereka, Chris Smalling. Khusus buat Smalling, ia selalu tampil dalam 13 pertandingan United di liga musim ini.

Namun demikian, Ranieri menilai bahwa kokohnya pertahanan United bukan hanya karena peran satu atau dua orang saja. Manajer asal Italia itu menyebut, United bermain disiplin dan bertahan sebagai sebuah unit.

Hampir pada tiap pertandingan musim ini, United bermain dengan formasi 4-2-3-1. Mereka terbantu dengan adanya duet gelandang tengah yang berdiri tidak berjauhan dengan baris pertahanan. Biasanya, dua pos gelandang tersebut ditempati oleh Bastian Schweinsteiger dan Morgan Schneiderlin, yang tidak hanya bagus dalam melakukan defensive action, tetapi juga punya penempatan posisi yang bagus.

“Barisan pertahanan Manchester United amat fantastis. Mereka bertahan sebagai sebuah unit dan amat sulit untuk membongkar mereka,” ujar Ranieri seperti dilansir Soccerway.

Ranieri dan Leicester akan menjamu United pada akhir pekan ini. Laga tersebut akan menjadi pertemuan antara tim peringkat 1 dan peringkat 2 di Premier League saat ini.

Kokohnya pertahanan United juga bakal menjadi ujian tersendiri untuk penyerang Leicester, Jamie Vardy. Penyerang berusia 28 tahun itu selalu mencetak gol dalam 10 laga berurutan di liga. Mencetak gol ke gawang United bakal membuatnya memecahkan rekor Ruud van Nistelrooy.

“Saya berharap, demi Jamie sendiri dan juga fans, dia bakal memecahkan rekor itu,” kata Ranieri.