'Mourinho Harus Hentikan Paranoia Chelsea'

London – Jose Mourinho disarankan mulai berhenti memberikan komentar-komentar yang memosisikan dirinya dan Chelsea seolah-olah sebagai korban ketidakadilan. Hal ini diungkapkan eks bek Inggris Jamie Carragher.

Penilaian Carragher itu berdasarkan pengamatannya terhadap komentar Mourinho usai dikalahkan Liverpool 1-3 di Stamford Bridge akhir pekan lalu. Dalam wawancara langsung di televisi, Mourinho saat itu cuma menjawab hampir setiap pertanyaan dengan ‘Saya tidak bisa mengatakan apa-apa’.

Setelah itu Mourinho juga memberikan pernyataan bernada menyinggung kepemimpinan wasit, di sesi wawancara yang lain. Dia menyebut ada hal-hal yang terjadi di luar kontrolnya, kemudian menyentil soal gol Liverpool yang melebihi masa injury time dan keputusan wasit tak memberikan kartu kuning kedua untuk Lucas Leiva.

Carragher menilai model-model pernyataan Mourinho seperti ini perlu dihentikan, setidaknya sampai Chelsea keluar dari situasi sulit. Mantan penggawa Liverpool itu merasa pernyataan Mourinho justru bisa membuat skuatnya tertekan.

“Dia harus mengubah sejumlah hal dan wawancara-wawancara seperti ini harus berhenti. Karena itu mempermalukannya dan mempermalukan klub,” kata Carragher dikutip Liverpool Echo.

“Mungkin dia mencoba membuat mentalitas seperti dikepung, tapi saya rasa para pemain tidak akan sepenuhnya setuju dengan manajer mereka, menyalahkan wasit-wasit. Chelsea sangat buruk akhir pekan kemarin.”

“Paranoia ini harus berhenti. Beranggapan bahwa dunia melawan mereka, padahal tidak,” tambahnya.

Mourinho bukan satu kali ini saja memosisikan diri sebagai korban ketidakadilan wasit. Sebelumnya dia berkomentar miring soal wasit saat dikalahkan 1-3 oleh Southampton, juga kala ditahan imbang 0-0 oleh Dinamo Kiev.

Meski menyoroti tindakan Mourinho, Carragher pribadi memberikan dukungan untuk manajer asal Portugal itu tetap di Chelsea. Dia melihat buruknya laju The Blues saat ini tak sepenuhnya salah Mourinho karena performa para pemain dinilai benar-benar turun.

“Saya adalah penggemar berat Jose Mourinho dan saya ingin dia bertahan karena sudah ada terlalu banyak perubahan di Chelsea sebelumnya. Performa para pemain ini sudah mengejutkan. Butuh waktu agar kita melihat lebih jauh pada mereka. Manajer yang selalu jadi sorotan,” tandas pria yang kini menjadi analis sepakbola ini.

Chelsea cuma memetik lima kemenangan dari 16 pertandingan sejauh ini. Mereka sudah menelan delapan kekalahan. Di Premier League, sang juara bertahan tertahan di posisi 15 klasemen sementara, berjarak hanya empat poin dari zona degradasi.