Stramaccioni criticism Penalty for Inter

Udine – Pelatih Udinese, Andrea Stramaccioni, mengritik tendangan penalti yang diberikan untuk Inter Milan. Dia menyebut bahwa penalti tersebut seharusnya tidak ada sama sekali.

Pada laga yang berlangsung di Stadion Friuli, Rabu (29/4) dinihari WIB, Udinese takluk 1-2 dari Inter. Gol pertama Inter pada laga tersebut lahir lewat tendangan penalti Mauro Icardi di menit ke-48.

Penalti tersebut diberikan setelah Danilo melakukan pelanggaran terhadap Mateo Kovacic di dalam kotak penalti. Namun, keputusan tersebut sempat diprotes oleh beberapa pemain Udinese. Akibat protes itu sendiri, kiper Udinese, Orestis Karnezis, mendapatkan kartu kuning.

Stramaccioni, yang menyaksikan dari sisi lapangan, menilai bahwa tidak ada pelanggaran terjadi. Ketika itu, kata dia, Kovacic sudah melepaskan tendangan sebelum berbenturan dengan Danilo yang berusaha melakukan tekel.

“Dari bench, terlihat jelas bahwa Kovacic sudah menendang bola, jadi apa pun yang dilakukan Danilo setelahnya tidak berarti apa-apa,” ujar Stramaccioni kepada Sky Sports Italia.

Stramaccioni juga menilai bahwa penalti tersebut telah membuat tensi pertandingan meninggi. Imbasnya, beberapa pemain Udinese jadi tidak bisa menjaga emosi.

Salah satunya adalah Emmanuel Badu. Gelandang Udinese bernomor punggung 7 itu mendapatkan kartu kuning kedua setelah melakukan protes keras kepada wasit. Imbasnya, Udinese pun harus bermain dengan 9 orang.