Struk Belanja dan Kedelai, 6 Hal Tak Terduga yang Bisa ‘Merusak’ Ereksi

Struk Belanja dan Kedelai, 6 Hal Tak Terduga yang Bisa 'Merusak' Ereksi

Jakarta Bagi kaum adam, kemampuan untuk mendapatkan dan mempertahankan ereksi sangatlah penting. Oleh sebab itu, jauhkan sebisa mungkin hal-hal yang dapat merusak ereksi. Apa saja?

Berikut 6 hal yang tanpa disadari sering dilakukan pria, padahal dapat mengurangi kemampuannya untuk ereksi lebih lama, seperti

1. Struk belanja

Para peneliti melaporkan dalam The Journal of the American Medical Association (JAMA) bahwa bisphenol-A atau yang lebih dikenal sebagai BPA biasanya masuk ke dalam tubuh melalui konsumsi makanan kalengan. Namun kini BPA juga bisa masuk dengan sentuhan langsung melalui kulit.

“Meskipun bukan sumber utama paparan, tapi sentuhan dari kertas juga bisa menjadi sumber tambahan yang tidak diketahui sebelumnya,” ujar Dr Shelley Ehrlich, dari Cincinnati Children’s Hospital Medical Center, Ohio.

Berkaitan dengan masalah hormonal, Ehrlich mengatakan orang-orang biasa umumnya tidak perlu terlalu khawatir dengan temuan ini, terkecuali pada mereka yang sering kontak dengan kertas tersebut, seperti petugas kasir dan teller bank. Hal ini terutama perlu diwaspadai jika mereka berada pada usia subur.

2. Makanan manis dan bergula

Tak masalah jika Anda sesekali mengonsumsi camilan manis, yang menjadi masalah adalah jika Anda mengonsumsinya secara berlebihan sepanjang hari. Pasalnya, kebiasaan ini dapat meningkatkan kadar glukosa darah, yang kemudian merangsang pelepasan hormon insulin. Alhasil produksi hormon testosteron pun terganggu dan membuat Anda menjadi lebih sulit untuk ereksi.

Namun proses ini tidak terjadi secara langsung. Kebiasaan mengonsumsi makanan manis berlebihan akan berefek pada risiko diabetes, yang kemudian dapat merusak saraf dan pembuluh darah, termasuk pembuluh darah di area organ intim.

3. Kurang tidur

Berdasarkan hasil penelitian dari University of Chicago, tidur malam kurang dari 5 jam berpengaruh pada penurunan produksi testosteron. Faktanya, tidur cukup merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mempertahankan kestabilan produksi hormon testosteron.

Studi ini juga menyimpulkan jika ingin memiliki kemampuan ereksi yang baik, disarankan Anda untuk rutin tidur setidaknya 7-8 jam setiap malam.

4. Baru memiliki bayi

Bagi Anda yang baru memiliki bayi, suara tangisannya tiap malam dan keharusan Anda untuk bergadang rupanya turut memengaruhi kemampuan Anda untuk ereksi. Demikian disimpulkan oleh studi dari Notre Dame and Northwestern University. Tanpa disadari, penurunannya bahkan mencapai 7 persen.

5. Kacang kedelai

Konsumsi kacang kedelai sesekali memang tak akan memberi pengaruh signifikan pada libido maupun kemampuan ereksi. Lain halnya jika Anda menerapkan diet tinggi kedelai. Studi dari Harvard Medical School menyebutkan bahwa hal ini dapat memengaruhi libido dan kemampuan untuk ereksi.

6. Jarang beraktivitas di luar ruangan

Vitamin D memiliki peran penting dalam produksi testosteron. Studi dari Jerman dan Austria menyebutkan bahwa kurang asupan vitamin D, baik dari paparan sinar matahari maupun dari diet sehari-hari, memengaruhi kemampuan untuk ereksi hingga 20 persen.

Nah, berdasarkan laporan Harvard Medical School, untuk mendapatkan cukup asupan vitamin D dari paparan sinar matahari, Anda disarankan paling tidak berjalan-jalan di luar ruangan, khususnya pada pagi hari sekitar 15 menit.