Putih, Pink atau Cokelat? Warna Sperma Tunjukkan Kondisi Kesehatan Pria

Putih, Pink atau Cokelat? Warna Sperma Tunjukkan Kondisi Kesehatan Pria

Jakarta, Sperma diketahui memiliki warna putih pucat, namun faktanya dalam kondisi tertentu sperma juga bisa keluar dengan warna yang berbeda, lho. Pertanda apa saja?

Menurut seksolog dr Andri Wanananda, MS, warna dan kepekatan sperma ditentukan oleh keseimbangan hormon testosteron, oxytocin, dan sebagainya. “Selain itu, makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh pria juga turut berperan,” ujarnya, seperti ditulis pada Jumat (25/7/2014).

Warna dan konsistensi sperma memang dapat bervariasi berdasarkan beberapa faktor, seperti usia, diet dan frekuensi ejakulasi. Jika normalnya berwarna putih kemudian terjadi perubahan warna, biasanya hanya bersifat sementara dan bukan merupakan masalah kesehatan.

Namun, terkadang perubahan ini dapat menjadi tanda adanya kondisi medis yang mendasari dan bahkan mungkin memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Warna sperma hijau kekuningan dapat menunjukkan gejala infeksi prostat. Sementara warna putih dengan tekstur yang lebih kental bisa jadi karena adanya masalah hormonal. Nah, jika sperma berwarna pink, merah atau cokelat gelap, bisa jadi hal itu terjadi karena adanya pendarahan di prostat.

Jika perubahan ini bertahan selama lebih dari satu atau dua pekan, atau disertai dengan gejala lain seperti nyeri, demam, disfungsi seksual atau muncul darah dari urine, segera cek ke dokter.

“Bila sebulan sebelum gejala tersebut Anda tidak bercinta, penyebabnya mungkin gangguan keseimbangan hormonal. Disarankan minum yang banyak, serta menjaga kebersihan penis. Pemeriksaan cairan sperma di laboratorium klinik juga disarankan, bila upaya tersebut di atas tidak kunjung menyembuhkan,” pesan dr Andri.